X
 


Pangdam XII/Tpr Tinjau Puncak Latihan Pemantapan Raider 641/Bru

Charles - Nov 24, 2022 16:01:46

PONTIANAK, sinarpagibaru.id - Pangdam XII/ Tanjungpura, Mayjen TNI Sulaiman Agusto, S.I.P., M.M., meninjau langsung puncak Latihan Pemantapan (Lattap) Raider TA 2022 yang dilaksanakan Batalyon Infanteri Raider 641/Beruang, di Kantor Gubernur, Pontianak, Kalbar, Kamis (24/11/22).

Disela peninjauannya saat dikonfirmasi oleh awak media Pangdam XII/Tpr  mengatakan, "hari ini Yonif Raider 641/Beruang melaksanakan puncak Latihan Pemantapan Raider yang melibatkan 300 Prajurit.

Lattap ini terus dilakukan secara berkala setiap Tahun untuk melatih kemampuan pasukan Raider 641 agar setiap saat siap digerakkan. Seperti yang dilaksanakan hari ini, para prajurit Raider dalam waktu sangat singkat bisa membebaskan tawanan yang diasumsikan berada di Kantor Gubernur. 

"Tidak butuh waktu lama, Tim Raid Yonif 641 berhasil menyelamatkan sandera yang kemudian dievakuasi ke tempat aman.

Satuan Raider ini, sambung Pangdam," disiapkan untuk digerakkan segala medan, cuaca dan bentuk perang yang  dihadapi," ungkapnya.

Dijelaskan pula oleh Danbrigif 19/Kh Kolonel Inf Wahyu Ramadhanus Suryawan, S.Sos., M.M.S., selaku Danlat bahwa," latihan pemantapan Raider ini dilaksanakan sebagai kelanjutan dari latihan pemantapan Raider yang diselenggarakan setiap Tahun dalam rangka memelihara dan meningkatkan kemampuan Prajurit Raider.



Untuk pelaksanaanya, dimulai dari tanggal 17 - 24 November 2022, sedangkan tempatnya berada di Singkawang, Bengkayang dan terakhir hari ini di Pontianak.

Lanjut pula dikatakannya," materi latihan dimulai dari kegiatan latihan di Home Base, kemudian masuk ke fase hutan melaksanakan taktik pertempuran anti gerilya (TPRAG), yang disusun menjadi tim-tim kecil melaksanakan pertempuran di hutan.

Selanjutnya tahap Ralasuntai mulai dari materi Kompas Rawa, Renang Taktis sampai dengan operasi di laut menggunakan LCR dan operasi penghancuran Instalasi serta terakhir adalah materi Raid pembebasan tawanan yang dilakukan hari ini," ujar Danbrigif. (Ramsyah)