X
 


Indonesia Berpartisipasi dalam SATTE 2022 New Delhi India

Anton - May 20, 2022 01:44:54
Plt. Deputi Bidang Pemasaran, Ni Wayan Giri Adnyani.

JAKARTA - Partisipasi Indonesia dalam bursa pariwisata South Asia’s Travel & Tourism Exchange (SATTE) 2022 yang digelar secara offline di India pada 18-20 Mei 2022, mendukung upaya pembukaan kembali pariwisata Indonesia bagi wisatawan mancanegara. Khususnya kawasan Asia Selatan, dalam upaya membangkitkan ekonomi dan membuka lapangan kerja di Indonesia.

"Tujuan keikutsertaan Indonesia pada SATTE 2022 adalah untuk memfasilitasi pelaku industri pariwisata di Indonesia. Agar dapat kembali mengefektifkan bisnisnya di India," ujar Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf/Kabaparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno.

SATTE 2022 yang merupakan bursa pariwisata terbesar di Asia Selatan tersebut akan dilaksanakan 18-24 Mei 2022 di India Expo Mart, Greater Noida, New Delhi, India. Pada kesempatan bursa pariwisata ini Kemenparekraf/Baparekraf memfasilitasi 20 pelaku industri pariwisata untuk mempromosikan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif (parekraf) Indonesia, jelas Sandiaga Uno.

Sandiaga Uno juga mengungkapkan, saat ini Bali sudah menyambut wisatawan mancanegara sejak awal tahun ini. Antara lain dengan pemberian visa on arrival untuk lebih dari 40 negara, jelas Uno.

Sementara itu Sekretaris Kemenparekraf/Baparekraf sekaligus Plt. Deputi Bidang Pemasaran, Ni Wayan Giri Adnyani, mengatakan, sebanyak 20 pelaku industri pariwisata terkemuka di Indonesia diajak berpartisipasi untuk menawarkan paket-paket wisata menarik di tanah air.

Termasuk Bali yang merupakan destinasi favorit bagi wisatawan India terutama untuk wedding.

“India sebagai pasar wisatawan mancanegara yang potensial, karena jumlahnya meningkat setiap tahun, dan salah satu yang paling pesat pertumbuhan pariwisatanya setelah China,” ujar Sesmenparekraf Ni Wayan Giri.

Bahkan pada tahun 2018, Bali ditetapkan sebagai Best Wedding Destination International 2018 dari Majalah T+L (travel and leisure) India's dimana Pulau Dewata harus bersaing dengan banyak destinasi dari negara lain di ajang tersebut, ungkap Ni Wayan Giri.

Kekuatan spending atau belanja wisatawan India pun cukup tinggi, rata-rata sekitar 1.000 dolar AS perkunjungan, dengan rata-rata lama tinggal mencapai 7 hari perkunjungan. Dengan semakin banyaknya wisatawan India yang datang ke tanah air maka spending yang besar diharapkan mampu membangkitkan ekonomi dan memulihkan sektor parekraf di Bali, jelas Ni Wayan Giri.

Menurut informasi yang dihimpun wartawan SPB, pekerjaan SATTE New Delhi 2022 ini nilai kontraknya adalah sebesar Rp 1.555.592.500,00. Tendernya dimenangkan PT. JANU DWI PUTRA yang memberikan penawaran lebih rendah dari perusahaan-perusahaan lain yang lolos evakuasi yaitu PT. KREASI GLOBAL SELARAS dan PT. Anugerah Mulia Esa. (A. Fernand)