X
 


IGD RSUD Caruba Kab. Madiun Siap Melayani Pasca Pandemi Covid-19

Charles - Nov 24, 2022 18:33:46

MADIUN, sinarpagibaru.id - Instalasi Gawat Darurat (IGD), Rumah Sakit Darurat (RSUD) Caruban Kabupaten Madiun merupakan salah satu unit pelayanan di Rumah Sakit yang menyediakan penanganan awal (bagi pasien yang datang langsung ke rumah sakit) lanjutan (bagi pasien rujukan dari fasilitas pelayanan kesehatan lain), menderita sakit ataupun cedera yang dapat mengancam kelangsungan hidupnya. 

Unit pelayanan IGD memiliki tujuan utama untuk menerima, melakukan triage, menstabilisasi, dan memberikan pelayanan kesehatan akut untuk pasien, termasuk pasien yang membutuhkan resusitasi dan pasien dengan tingkat kegawatan tertentu.

Secara umum kegiatan di IGD RSUD Caruban Kab.Madiun terdiri dari : 

1) Menyelenggarakan pelayanan kegawatdaruratan yang bertujuan menangani kondisi akut atau menyelamatkan nyawa dan/atau kecacatan pasien. 

2) Menerima pasien rujukan yang memerlukan penanganan lanjutan/definitif dari fasilitas pelayanan kesehatan lainnya. 

3) Merujuk kasus-kasus gawat darurat apabila RSUD Caruban Kab.Madiun tidak mampu melakukan layanan lanjutan. 

Pelayanan Kesehatan IGD RSUD Caruban Kab.Madiun di pasca pandemi COVID-19 akan sangat berbeda dengan sebelum adanya COVID-19.

RSUD Caruban masih harus menerapkan prosedur penerimaan pasien dengan cara pembatasan pengunjung/pendamping pasien. Utamanya dalam penegakan standar protokol PPI yang  harus dilaksanakan sesuai dengan prosedur untuk memberi rasa aman dan nyaman kepada pasien, penunggu/pengunjung, maupun petugas kesehatan yang sedang bekerja serta untuk mencegah terjadinya resiko infeksi nosokomial di Rumah Sakit.

Kepala Instalasi Humas & Promkes, Yoyok A.Setyawan, SKM ketika ditemui diruang kerjanya, Kamis (24/11/2022) menegaskan bahwa, " IGD RSUD Caruban Kabupaten Madiun siap melayani pasien 24 jam dengan jumlah  SDM yang terdiri dari 11 Dokter umum, 29 Perawat dan 5 Bidan serta didukung oleh pelayanan Ambulans 24 jam".

"Petugas IGD kami sudah terkualifikasi dengan pelatihan penanganan gawat darurat seperti PPGD dan ATLS sebagaimana dengan visi dan misi serta motto Rumah Sakit kami yaitu, Profesional, Sepenuh Hati dan Bersahabat", lanjutnya.

Yoyok juga menjelaskankan bahwa di IGD RSUD Caruban Kab.Madiun memiliki berbagai fasilitas ruang pelayanan seperti :

* Ruang Triage

* Ruang Tindakan 

* Ruang Resusitasi

* Ruang Obsgyn 

* Ruang Tindakan Bedah

* Ruang Tindakan Non Bedah

* Ruang Observasi

* Ruang Dekontaminasi

* Farmasi Gawat Darurat

Yoyok AS, SKM juga menambahkan bahwa saat ini di IGD RSUD Caruban juga menerapkan sistem layanan berbasis Teknologi Informasi Digital,  seperti Sistem Rujukan Terintegrasi (SISRUTE) dan Sistem Resep Elektronik (e-Resep) serta berproses menuju Sistem Rekam Medis berbasis Elektronik (RME).

Sistem Rujukan Terintegrasi (SISRUTE) merupakan teknologi informasi berbasis internet yang dapat menghubungkan data pasien secara timbal balik, dari tingkat layanan lebih rendah (seperti : Puskesmas/Klinik Swasta) ke tingkat layanan lebih tinggi (seperti RSUD/RSUP) atau sederajat, vertikal maupun horizontal dengan tujuan untuk mempermudah dan mempercepat proses rujukan pasien.

Penggunaan sistem layanan berbasis Teknologi Digital ini sangat bermanfaat untuk mempercepat proses layanan sehingga menjadi lebih efisien dan efektif serta penerapan pola adaptasi kebiasaan baru pasca pandemi covid 19 termasuk dengan mengurangi  kontak langsung  antar petugas kesehatan yang bekerja serta terhadap pasien dan pengunjung Rumah Sakit.

"Demikian pula dengan adanya pembatasan pengunjung/penunggu pasien di Rumah Sakit khususnya di IGD RSUD Caruban Kab.Madiun  dimaksudkan untuk mengurangi mobilisasi/kerumunan dan keramaian di lingkungan Rumah Sakit sehingga keamanan dan keselamatan pasien serta tenaga kesehatan tetap terjaga," pungkasnya. (EHP22)

Sumber Berita : Yoyok A.Setyawan, SKM. (Humas Promkes RSUD Caruban)