Virgo Eresta Jaya: Layanan Elektronik Mudahkan Masyarakat Dapatkan Informasi Pertanahan dan Tata Ruang

SPB - Nov 24, 2021 14:25:07

SINAR PAGI BARU, JAKARTA – Kebutuhan masyarakat akan pelayanan publik yang cepat, transparan, dan berbasis digital terus meningkat seiring dengan perkembangan zaman serta kondisi pandemi. Pemerintah dituntut mampu memberikan pelayanan publik yang dapat diakses di mana saja dan kapan saja. Dalam hal ini, Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) terus berinovasi dengan meluncurkan berbagai layanan elektronik yang memudahkan masyarakat untuk mendapatkan informasi pertanahan maupun tata ruang. 

Staf Ahli Menteri ATR/Kepala BPN Bidang Teknologi Informasi, Virgo Eresta Jaya, mengatakan bahwa road map transformasi digital telah dimulai sejak tahun 2020 dengan pelaksanaan layanan elektronik, antara lain Hak Tanggungan Elektronik (HT-el), Informasi Zona Nilai Tanah (ZNT), Pengecekan Sertipikat Tanah, serta Pembuatan Surat Keterangan Pendaftaran Tanah. Kementerian ATR/BPN juga melakukan digitalisasi terhadap data-data pertanahan di seluruh Indonesia serta perubahan kultur internal berupa peralihan tanda tangan elektronik. 

“Sampai hari ini kita sudah mengurangi 57% customer walk in datang ke kantor. Tahun 2021 ini pun, Pak Menteri mencanangkan sebagai tahun transformasi digital sebetulnya. Kita akan meluncurkan berbagai hal, termasuk kita uji coba sertipikat elektronik, kemudian fitur-fitur baru di Sentuh Tanahku, dan ke depannya kita akan terus melakukan inovasi-inovasi sesuai dengan road map,” ujar Virgo Eresta Jaya saat melakukan sesi wawancara bertajuk Transformasi Digital "Layanan Pertanahan Digital Kementerian ATR/BPN" bersama Metro TV, Selasa (23/11/2021). 

Menurut Virgo Eresta Jaya, Kementerian ATR/BPN saat ini lebih dikenal sebagai organisasi yang memberikan pencatatan dan pendaftaran, baik itu sertipikat tanah, jual beli, maupun penganggunan ke bank. “Namun, itu sebenarnya bagian awal dari suatu siklus informasi yang besar, di mana kita nanti akan menjadi lembaga pengelola informasi di bidang pertanahan. Kita mengharapkan informasi itu dapat dimanfaatkan oleh masyarakat,” tuturnya. 

Staf Ahli Menteri ATR/Kepala BPN Bidang Teknologi Informasi melanjutkan, saat ini terus dilakukan sosialisasi terhadap inner circle Kementerian ATR/BPN yang telah memiliki kesiapan digital literasi, seperti Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT), Notaris, dan Perbankan. "Lebih dari 17.000 PPAT dan 1.000 lembaga keuangan yang sudah menjadi customer ATR/BPN dalam menikmati pelayanan elektronik. Mulanya bertahap, sampai 2021 awal itu kita sudah menutup layanan manual, khusus untuk hak tanggungan dan pengecekan. Jadi kita pakai pilot project dan bertahap," terangnya. 

Dalam kesempatan ini, Virgo Eresta Jaya menyampaikan bahwa aplikasi Sentuh Tanahku merupakan salah satu transformasi digital yang sangat penting bagi para pemilik tanah. Sentuh Tanahku dapat digunakan untuk mengakses informasi tanah secara lengkap dan aktual. Selain itu, masyarakat yang tidak memiliki tanah juga bisa menggunakan Sentuh Tanahku untuk mendapatkan layanan Loketku, di mana masyarakat dapat mengambil janji tunggu sebelum datang ke kantor pertanahan. 

"Sentuh Tanahku kita rancang menjadi visi atau super apps-nya Kementerian ATR/BPN. Saya pikir setiap masyarakat yang punya tanah harus punya aplikasi Sentuh Tanahku karena dia semacam e-wallet, portofolio tanah kita ada di situ. Selain datanya ada, lokasinya juga ada, jadi kita bisa akses ke petanya, lokasinya di mana. Jadi, untuk keamanan kepemilikan tanah, saya pikir wajib untuk memiliki Sentuh Tanahku. Kita menjadi user verified di situ sehingga kita bisa menikmati layanan-layanan untuk kita sendiri," paparnya. (Gtg)

Berita Terkait