Sekjen Minta Pengambilan Sumpah Janji PNS Tak Dimaknai Sebatas Seremonial

SPB - Nov 16, 2021 20:48:43

SINAR PAGI BARU-JAKARTA

Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) menggelar pengambilan sumpah dan janji Pegawai Negeri Sipil (PNS) Tahun Anggaran 2021.

Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kemendagri Suhajar Diantoro meminta agar pelaksanaan pengambilan sumpah dan janji PNS tak dimaknai sebatas acara seremonial. Lebih dari itu, pengambilan sumpah janji merupakan bentuk yang harus dipertanggungjawabkan di hadapan Tuhan Yang Maha Kuasa. Hal itu disampaikannya, Selasa (16/9).

"Jadi nanti di Padang Mahsyar akan dihisab bukan hanya mengucapkannya tetapi harus mempertanggungjawabkannya kepada Tuhan," imbuhnya.

Mereka yang diambil sumpahnya merupakan purna praja Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) dan alumni Politeknik Keuangan Negara Sekolah Tinggi Akuntansi Negara (PKN STAN) yang ditempatkan di lingkungan Kemendagri dan Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP). 

"Sebanyak 315 orang akan mengikuti pengambilan sumpah dan janji PNS, 27 orang akan mengikuti secara langsung dan lainnya akan mengikuti secara virtual," ucapnya.

Para PNS diambil sumpah dan janjinya dengan menggunakan kitab suci sesuai keyakinan masing-masing. Hal ini untuk meneguhkan keyakinan dalam mengabdi sebagai seorang abdi negara. Dengan demikian, diharapkan para PNS mampu mempertahankan pilihan hidupnya masing-masing. 

"Diharapkan sumpah dan janji yang telah diikrarkan dapat dihayati dan diamalkan sebaik-baiknya," ujarnya.

Dalam kesempatan yang sama, Suhajar juga menyinggung keberadaan PNS sebagai bagian dari kelompok masyarakat yang berada pada kelompok pekerja yang mengabdikan diri pada negara. Karena itu, kerja keras untuk melahirkan prestasi merupakan kunci sukses yang harus dimiliki seorang PNS. 

(Nanda)

Berita Terkait