Sandiaga Uno Harapkan UMKM Palembang Meningkatkan Usaha-Buka Lapangan Kerja

SPB - Oct 23, 2021 12:41:13

SINAR PAGI BARU - PALEMBANG.

Roadshow Apresiasi Kreasi Indonesia (AKI) 2021 yang dilakukan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) Republik Indonesia, Sandiaga Salahuddin Uno akhirnya berlabuh di Palembang, Sumatera Selatan pada Jumat (22/10/2021).

Dalam kunjungannya kali ini, dirinya menyaksikan beragam produk berkualitas yang dihadirkan oleh sebanyak 20 pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM).

Beragam produk berkelas dunia itu diyakini Sandiaga Uno mampu bersaing di pasar internasional.

Sehingga, tak hanya bertahan di tengah pandemi covid-19, tetapi juga membuka peluang usaha dan lapangan kerja bagi masyarakat. 

"Kita harapkan ini bisa membangkitkan optimisme-semangat, kita lihat produk-produknya luar biasa, tadi dari berbagai sub sektor seperti kuliner, fesyen dan kriya yang memiliki kelas dunia," ujar Sandiaga Uno.

"Kita harapkan akan membuka peluang usaha dari pemasaran dan menciptakan lapangan kerja seluas-luasnya," ungkapnya.

Lewat pendekatan startup dan digital media, dirinya berharap agar seluruh produk yang dikembangkan bisa mendunia.

Para pelaku UMKM pun diyakini dapat menjadikan lokomotif atas pemulihan ekonomi, khususnya di Palembang, Sumatera Selatan.

"Kita bantu pemasarannya, dikemas dalam bentuk konten yang akan meningkatkan pemasaran mereka, kita bantu juga pendampingan, pelatihan dan aspek pembiayaannya," jelas Sandiaga Uno.

Lewat AKI 2021, dirinya berharap para pelaku UMKM dapat meningkatkan usaha dan membuka lebih banyak lagi lapangan kerja.

Karena dipaparkannya, satu unit UMKM bisa membuka lapangan kerja berkisar empat sampai 20 orang.

"Jadi kalau kita lihat ada 20 UMKM di sini, berarti ada lebih dari 400 orang tenaga kerja yang terserap," jelas Sandiaga Uno.

"Total lapangan kerja dari sektor ekonomi kreatif ini ada lebih dari 20 juta, jadi ini yang kita akan terus pertahankan ke depannya dengan program-program yang tepat sasaran, tepat manfaat dan tepat waktu," tutupnya.

(AF)

Berita Terkait