Pemkot Tangerang Kecolongan, RSU Bhakti Asih Belum Punya SLF Sudah Beroperasi

SPB - Oct 07, 2019 07:59:38

SINAR PAGI BARU - KOTA TANGERANG.

Kabar tak sedap kembali beredar atas kinerja Pemerintah Kota Tangerang, yang kecolongan melakukan pembiaran atas beroperasinya Rumah Sakit Umum (RSU) Bhakti Asih yang terletak di Ciledug dengan gedung barunya yang belum memiliki Sertifikat Laik Fungsi (SLF).

SLF adalah sertifikat yang diberikan oleh Pemerintah Daerah terhadap bangunan gedung yang telah selesai dibangun dan telah memenuhi persyaratan kelaikan fungsi berdasarkan hasil pemeriksaan kelaikan fungsi bangunan gedung sebagai syarat untuk dapat dimanfaatkan.

Akan tetapi sangat disayangkan, RSU Bhakti Asih yang diketahui dalam proses pembangunannya belum selesai 100%, oleh pemilik rumah sakit bernama H. Abdul Zafar yang membangun rumah sakitnya di daerah Cileduk, Tangerang, Provinsi Banten itu sudah dioperasionalkan. Sehingga dalam hal ini Pemkot Tangerang dinilai telah kecolongan.

Hermawan, SH, MH, CLA, Sekjen LSM Lingkar Merah Putih Nasional terkait hal itu menjelaskan bahwa ia mengetahui betul proyek pembagunan RSU Bhakti Asih belum rampung masih sembilan puluh persen, karena ada dugaan niat tidak baik dari pemilik rumah sakit ke perusahaan atau rekanan yang mengerjakan proyek itu.

Karena proyek pembangunan itu belum rampung sepenuhnya, sehingga antara pemborong dengan rumah sakit belum ada serah terima pekerjaan terakhir atau FHO (Final Hand Over), juga As Built Drawing dari pemborong kepada pihak RSU Bhakti Asih sebagai syarat dikeluarkannya SLF bangunan dari pemerintah”, tegasnya.

Terkait hal itu, pihaknya selaku petinggi lembaga sosial masyarakat (LSM) Lingkar Merah Putih Nasional (LMPN) sudah memperingati pemilik/pengelola rumah sakit untuk membuat SLF, dan apabila dalam waktu dekat belum juga diselesaikan, maka Hermawan akan melakukan aksi demonstrasi ke berbagai pihak agar administrasi pemerintahan dan segala peraturan dijalankan, khususnya diwilayah Tangerang.

Terkait hal ini, pihak rumah sakit sudah dikonfirmasi media ini sejak awal September akan tetapi hingga berita ini terbit, belum memberikan keterangan resminya. Sedangkan, pihak Pemkot Tangerang cq. Dinas PUPR Kota Tangerang masih akan dikonfirmasi. (red)

 

 

Berita Terkait