Paparkan Sakip, Bupati Hj. Noormiliyani AS Dipuji Tim Evaluator

SPB - Sep 06, 2019 19:39:35

SINARPAGIBARU, MARABAHAN - Bupati Barito Kuala Hj. Noormiliyani AS, mendapat pujian Tim Evaluator Satuan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) terkait pemaparannya terhadap Implimentasi SAKIP Kabupaten Barito Kuala Tahun Kinerja 2018, Senin 02/09/2019.

Paparan ibu sangat komprehensif disertai berbagai kelengkapan data dukung baik menyangkut program, kegiatan, maupun prestasi-prestasi yang diraih di tingkat provinsi maupun nasional,” tutur salah seorang Tim Evaluator SAKIP Provinsi Kalsel, Sulkan pada acara Penandatanganan Komitmen Bersama Percepatan Pelaksanaan Reformasi Birokrasi dan Evaluasi Implementasi SAKIP Pemkab Batola Tahun Kinerja 2018.

Sulkan yang juga Sekretaris Inspektorat Provinsi Kalsel menambahkan, penerapan SAKIP di Batola sudah pada tahapan baik, namun demikian ia6 menilai masih perlu adanya pembuktian agar masalah manfaat penerapan SAKIP ini bisa terlihat jelas di masyarakat.

Menyinggung tentang Komitmen Percepatan Pelaksanaan Reformasi Birokrasi, Sulkan mengatakan, dilaksanakan dalam rangka meningkatkan komitmen dan kepedulian dari pimpinan SKPD terhadap pelaksanaan reformasi birokrasi di Kabupaten Batola dalam rangka mewujudkan birokrasi yang bersih, akuntabel, efektif, efisien, dan memiliki pelayanan yang berkualitas pada tahun 2022 sebagaimana yang diamanahkan dalam Roadmap Reformasi Birokrasi Pemkab Batola Tahun 2018-2022.

Terpisah, Pj. Sekda Batola H. Abdul Manaf menjelaskan, untuk SAKIP setelah pemaparan dari Bupati, sesuai arahan Tim Evaluator Provinsi Kalsel rencananya dilakukan perbaikan dan hasilnya akan disampaikan dalam bentuk visual berupa video ke Inspektorat Provinsi dan Kementerian PAN-RB.

Kalau melihat waktu pelaksanaan evaluasi maka diperkirakan September – Oktober 2019 sudah disampaikan,” ucapnya.

Sementara menyangkut Percepatan Pelaksanaan Reformasi Birokrasi, lanjut dia, setelah penandatanganan komitmen akan ditindaklanjuti dengan penguatan pemahaman kepada semua kepala SKPD terkait pelaksanaan reformasi birokrasi yang waktunya bertepatan dengan penyampaian paparan SAKIP di Kementerian PAN-RB.

Nanti kita akan melakukan penguatan-penguatan untuk agen perubahan di masing-masing SKPD dalam rangka mempercepat pelaksanaan reformasi birokrasi dan juga penyusunan rencana kerja dan rencana aksi di delapan area perubahan pada semua SKPD,” tutup Manaf.

Seperti diketahui Bupati Hj. Noormiliyani AS melakukan pemapamaran Evaluasi Implementasi SAKIP Pemkab Batola Tahun Kinerja 2018 di hadapan Tim Evaluator Provinsi dan para pimpinan SKPD se-Batola, Senin, 03/09/2019.

Setidaknya ada 5 outline yang disampaikan Noormiliyani, mulai menyangkut visi dan misi, cascading – pohon kinerja, capaian kinerja, hingga upaya-upaya perbaikan nantinya.

Terkait capaian kinerja, mantan Ketua DPRD Provinsi Kalsel, ini selain membandingkan capaian indikator makro juga menyampaikan capaian beberapa program utama, antara lain menyangkut Program Batola Menuju Desa Mandiri melalui Bedah Kampung Terintegrasi (BKT) dan Program One Village One Product (OVOP).

Di kesempatan paparan, Noormiliyani juga menyampaikan capaian program unggulan menuju Batola mandiri disertai proses langkah-langkah yang dilakukan bersama SKPD terkait.

Terkait pembangunan Batola, isteri mantan Bupati Batola H. Hasanuddin Murad, ini memaparkan secara gamblang rencana tersebut, baik perencanaan jangka panjang maupun jangka pendek.

Untuk jangka pendeknya yang dimulai tahun 2020 – 2022, tutur dia.

Selain akan membuat Jejangkit Ecopark juga akan melakukan penataan Kota Marabahan berupa berbagai pembenahan mulai bundaran Jembatan Rumpiang, melakukan pembuatan gerbang selamat datang, membuat jalan koridor Rumpiang – Marabahan, penataan kawasan simpang 4 Marabahan, serta membuat area kuliner Marabahan. (Din).

Berita Terkait