Multaqo Ulama Kalsel Serukan Umat Islam Wujudkan Stabilitas Keamanan dan Kedamaian Pasca Pemilu 2019

SPB - May 15, 2019 19:54:48

SINARPAGIBARU, BANJARMASIN - Sejumlah Ulama yang berkumpul dalam Multaqo Ulama, Habaib, Pimpinan Pondok Pesantren, Cendekiawan dan Mahasiswa Muslim di Kalimantan Selatan (Kalsel) merekomendasikan agar umat Islam menghindari tindakan inkonstitusional dan melawan hukum dalam menyikapi hasil Pemilu 2019.

Mengajak umat Islam dalam bulan suci Ramadhan 1440 H dengan meningkatkan Ukhuwah Islamiyah, menjalin silaturahmi, menghindari fitnah dan tindakan melawan hukum atau inskonstitusional," ucap salah satu Ulama, saat acara Multaqo Ulama di Ballroom Calamus Hotel Rattan Inn Banjarmasin, Rabu (15/5/2019) pukul 16.00 wita.

Dalam kesempatan tersebut, seluruh masyarakat khususnya umat Islam juga dihimbau taat dan menjauhi tindakan pemberontakan atau bughat terhadap Ulil Amri, penyelenggara Pemilu yakni Komisi Pemilihan Umum (KPU), Bawaslu dan Mahkamah Konstitusi (MK).

Sebaiknya umat Islam menghindari tindakan yang mengarah pada bughat. Ketaatan disini bisa bermakna tidak keluar untuk mengangkat senjata, melakukan revolusi, meskipun tidak sesuai aspirasinya," ujar Ulama Kalsel.

Selain itu Multaqo Ulama tersebut menegaskan bahwa NKRI dan Pancasila sebagai dasar negara telah sesuai dengan Islam Rahmatan Lil Alamin.

Maklumat Multaqo Ulama yang dibacakan oleh Al Mukarrom Prof. Dr. KH. Hafiz Ansyari, MA juga menghimbau umat islam untuk bersama-sama mewujudkan stabilitas keamanan dan situasi kondusif.

Sebelum Maklumat dibacakan, terlebih dahulu diadakan Sekapur Siri dari Ulama, Habaib, dan Pimpinan Pondok Pesantren diantaranya KH. M. Syarbani Haira, M.Si (UNU Kalsel), KH. Tajuddin Noor (Ketua PW Muhammadiyah Kalsel), Drs. KH. Fadli Mansyur (Sekretaris MUI Kalsel), KH. M. Mukri Yunus (Pimpinan Ponpes Nurul Hijrah Tanah Laut), Habib Abdillah Al Habsyi (Pimpinan Majelis Shalawat Rasulullah SAW Amuntai), Dr. KH. Abdul Hasib Salim, MAP (Pimpinan Ponpes Rakha Amuntai), Prof. Dr. Ir. Ahsin Rifai, M.Si (Ketua PW ISNU Kalsel) dan Berry Nahdian Furqon, S.P, MS (Sekretaris PWNU Kalsel) dengan tema "Seruan Sejuk Dan Damai Untuk Indonesia" yang dimoderatori oleh Ketua GP Ansor Kalsel Bapak Teddy Suryana.

Setelah pembacaan Maklumat, acara ditutup dengan tausyiah oleh Al Mukarrom KH. Marzuki Mustamar, M.Ag yang menegaskan bahwa keributan Pemilu harus diakhiri di bulan suci Ramadhan.

"Ramadhan kemenangan Islam, Insya Allah penghitungan suara aman, hitungan real aman," ujar Al Mukarrom KH. Marzuki Mustamar, M.Ag disambut tepuk tangan hadirin.

Wakapokda Kalsel Bregjen Pol. Aneka Pristafuddin turut mengikuti dalam acara kegiatan Multaqo Ulama, Habaib, Pimp. Ponpes, Cendikiawan, dan Maha Siswa Muslim di Kalsel ini, dan didampingi oleh Irwasda Polda Kalsel dan PJU Polda Kalsel. Selain itu, juga turut hadir Danrem 101/ANT dan Kodim 1007 BJM. (Din)

Berita Terkait