Masalah Sampah Jakarta, Plt. Kadis Lingkungan Hidup Akan Fokus Ke Pengelolaan

SPB - Apr 14, 2019 17:54:54

SINARPAGIBARU - JAKARTA.

Plt. Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI Jakarta, Djafar Muchlisin saat ditemui wartawan media ini tentang mengatasi persoalan sampah di DKI Jakarta menjelaskan, pihaknya akan mengoptimalkan dan konsentrasi pada pengelolaan sampah sesuai dengan UU No.18 Tahun 2008 tentang Pengelolaan Sampah (UUPS), terlebih untuk melakukan amanat Pasal 13, 44 dan Pasal 45 dan pada peraturan daerah atau peraturan gubernur yang berkaitan dengan pengelolaan sampah.

Menurutnya, masalah sampah bukan hanya terfokus pada transportasi membuang sampah dari Jakarta ke TPA Bantar Gebang yang justru itu akan menggunung/menumpuk dan krisis lahan persampahan, tetapi lebih kepada pengurangan sampah di hulu atau sumbernya.

Ia meyakini pihaknya akan mampu melaksanakan tugas kebersihan di DKI Jakarta dilapangan karena didukung sarana dan prasarana yang memadai saat ini, jadi upaya yang akan kita lakukan adalah mengurangi sampah dari rumah tangga, kawasan-kawasan pemukiman, kawasan perdagangan, industri, pasar dan swalayan, ungkap Djafar kepada media ini.

Salah satu contohnya, lanjut Djafar, proses untuk menjadikan material sampah jadi barang pakai atau daur ulang. Prosesnya kita pelajari mulai dari pemilihan sampah, pengumpulan sampah, pembuatan barang jadi dari sampah, distribusi barang jadi ke masyarakat luas, hingga menjadi sampah kembali.

Untuk sampah anorganik dapat dikreasikan menjadi barang pakai kembali, sedangkan sampah organik dapat dijadikan pupuk, yang kesemuanya dikelola di sumbernya.

Proses daur ulang juga kita sudah pelajari, daur ulang lebih difokuskan kepada sampah yang tidak bisa didegradasi oleh alam secara alami, prosesnya adalah pengumpulan sampah, penyortiran, pembersihan, dan pemprosesan material baru untuk proses produksi daur ulang.

Untuk itu, saat ini ia akan menggalakkan yang namanya bank sampah, agar masyarakat tidak lagi asal buang sampah, tetapi dapat menjual sampah ke bank sampah yang direncanakan optimal minimal satu RW ada satu Bank sampah di seluruh DKI Jakarta.

Untuk selanjutnya, pihaknya masih akan berkordinasi dengan pihak-pihak yang berkaitan dengan pengelolaan sampah demi tercapainya pengelolaan sampah yang sempurna, tutupnya. (andi/red)

Berita Terkait