Kementerian ATR/BPN Luncurkan Aplikasi PATROL-TARU Guna Mudahkan Pengendalian Pelanggaran Pemanfaatan Tata Ruang

SPB - Mar 06, 2019 21:11:33

SINARPAGIBARU, MEDAN - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) melalui Direktorat Jenderal Pengendalian Pemanfaatan Ruang dan Penguasaan Tanah bersama Pemerintah Kota Medan meluncurkan aplikasi Pantau dan Kontrol Penataan Ruang (PATROL-TARU) di Hotel Santika Premiere Dyandra Medan, Selasa (5/3).

 

Hadir dalam peresmian ini Direktur Jenderal Pengendalian Pemanfaatan Ruang dan Penguasaan Tanah Budi Situmorang beserta jajaran, Wali Kota Medan beserta jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkominda), akademisi, praktisi, serta pelaku usaha di Kota Medan.

 

Wali Kota Medan, Dzulmi Eldin dalam sambutannya mengungkapkan bahwa lemahnya pemantauan dari pemerintah Kota Medan dalam pengendalian pemanfaatan ruang ini karena keterbatasan sumber daya yang dimiliki, terlebih begitu banyak pelanggaran yang terjadi di dalam wilayah administrasi Kota Medan. 

 

Namun begitu, dengan adanya Sistem informasi yang diberi nama PATROL-TARU ini, pemerintah Kota Medan terbantu dalam pelaksanaan pengendalian pemanfaatan ruang dan masyarakat Kota Medan lebih mudah untuk mengetahui aturan tata ruang pada lokasi yang ingin dibangun dan ikut serta melaporkan pelanggaran pemanfaatan ruang pada dinas berwenang jika ditemukan bangunan yang melanggar tata ruang.

 

PATROL-TARU menyajikan informasi tata ruang yang mengacu pada Peraturan Daerah Kota Medan Tahun 2015 tentang Rencana Detail Tata Ruang dan Peraturan Zonasi Kota Medan Tahun 2015-2035 dan Peraturan Wali Kota Medan Nomor 28 Tahun 2016 tentang Ketentuan Tambahan, Ketentuan Teknis, dan Standar Teknis Rencana Detail Tata Ruang dan Peraturan Zonasi Kota Medan Tahun 2015-2035. 

.

Dengan adanya PATROL-TARU Kota Medan, proses memperoleh informasi mengenai tata ruang lebih disederhanakan dan memberikan wadah partisipasi kepada masyarakat dalam mengawasi pemanfaatan ruang di Kota Medan. Sehingga masyarakat bisa dengan mudah melakukan pengawasan dan pengendalian terhadap pelanggaran pemanfaatan ruang, sekaligus memantau proses dari pengaduan pelanggaran tersebut hingga proses penindakan yang dikenakan. “Ini (PATROL-TARU, red) menjadi salah satu langkah yang kita lakukan dalam memasuki era digital pengendalian pemanfaatan ruang untuk menciptakan tertib tata ruang," kata Budi Situmorang.

 

Dalam kesempatan ini Budi Situmorang juga menjelaskan bahwa aplikasi PATROL-TARU ini telah dikembangkan dari tahun 2018 sebagai pelaksanaan dari Undang-Undang Nomor 26 Tahun 2007 tentang Penataan Ruang dan Peraturan Pemerintah Nomor 68 Tahun 2010 tentang Bentuk dan Tata Cara Partisipasi Masyarakat dalam Penataan Ruang. 

 

Melalui peluncuran aplikasi ini, Kota Medan berhasil menjadi kota percontohan pertama (pilot project) di Indonesia untuk sistem informasi ini. Hal ini menjadi sangat penting mengingat pesatnya pertumbuhan Kota Medan dan potensi pelanggaran pemanfaatan ruang yang turut meningkat apabila tidak diawasi dengan baik. 

 

“Saat ini, aplikasi PATROL-TARU akan terus dikembangkan oleh Kementerian Agraria dan Tata Ruang/BPN, Direktorat Jenderal Pengendalian Pemanfaatan Ruang dan Penguasaan Tanah, nantinya secara operasional akan diberikan dan digunakan oleh Pemerintah Kota Medan,” tambah Budi Situmorang.

 

“Sistem informasi ini diyakini mampu mengangkat performa kami melalui terciptanya layanan publik yang lebih bermutu dan efisien," tutup Dzulmi Eldin. Bagi masyarakat yang ingin mengetahui informasi tata ruang seperti peruntukan ruang dan ingin melaporkan bangunan yang terindikasi melanggar tata ruang, dapat mengakses aplikasi PATROL-TARU pada alamat situs: patroltaru.pemkomedan.go.id. (Ginting) 

Berita Terkait