Kemenhut Berikan Pelatihan Kepada Masyarakat Tapin Cara Pembukaan Penyiapan Lahan Tanpa di Bakar

SPB - Oct 07, 2021 05:47:00

SINAR PAGI BARU, RANTAU - Warga Desa Sungai Rutas Hulu Kabupaten Tapin, dilatih praktik pengolahan demplot Penyiapan Lahan Tanpa Bakar (PLTB), Selasa (O5/10/2021)

Pelatihan yang digelar Kementerian LHK bekerja sama dengan International Tropical Timber Organization (ITTO) ini demi mendorong masyarakat pedesaan turut aktif dalam pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) 

Pelatihan tersebut dimaksudkan untuk memberikan alternatif penyiapan atau pengolahan lahan bagi masyarakat sebagai bentuk edukasi turut serta dalam pengendalian karhutla.

Hadir sebagai peserta Masyarakat Peduli Api, anggota Manggala Agni dan personel Pemerintahan Desa, dengan jumlah total peserta sebanyak 30 orang.

Kegiatan pelatihan praktik ini dipandu oleh Kepala Balai PPIKHL Wilayah Kalimantan, Johny Santoso, dan secara resmi dibuka oleh Direktur Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan, Basar Manullang.

Direktur Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan, Basar Manullang mengatakan peristiwa kebakaran tahun 2015 lalu, telah menimbulkan kerugian yang sangat besar, oleh karena itu pelatihan ini diharapkan ada pencegahan sejak dini.

Sesuai arahan dari Presiden, terkait upaya pengendalian kebakaran hutan dan lahan sangat jelas, diantaranya meningkatkan sinergi dan kolaborasi dengan para pihak, untuk bersama-sama turut bertanggungjawab dan berkontribusi dalam penanganan kebakaran hutan dan lahan masing-masing daerah," jelasnya.

Basar mengatakan hampir 99 persen penyebab kebakaran hutan dan lahan di Indoesia berkaitan dengan aktivitas manusia (antropogenik). Salah satunya praktik penyiapan/pengolahan lahan dengan melakukan pembakaran.

Pelaksanaan kegiatan pelatihan praktik dan pembangunan demplot PLTB tersebut hendaknya dapat dilakukan secara sungguh-sungguh dan komitmen tinggi dengan melibatkan semua stakeholder," jelasnya.

Salah satu penyebab kebakaran diantaranya dipicu praktik pembersihan dan/atau penyiapan lahan.

Melalui pelatihan ini, kami berkomitmen dalam pelaksanaan program PLTB ini bisa menjadi ikon percontohan. Program ini harus didukung dan ditindaklanjuti untuk memastikan keberlanjutannya, salah satunya dengan kemungkinan dukungan dana desa, serta akan coab diarahkan untuk usaha produktif BUMDes’’, jelasnya. (Din).

 

Berita Terkait