Kadis TPH Batola Masih Terfokus Pada Penerapan Program Serasi Kementerian Pertanian

SPB - Apr 17, 2019 14:16:17

SINARPAGIBARU – KALIMANTAN SELATAN.

Kepala Dinas Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura (Distan TPH), Murniarti, menyatakan, di tahun 2019 pihaknya fokus pada peningkatan produktivitas tanaman padi sebagaimana yang dititipkan Pemerintah Pusat melalui Kementerian Pertanian melalui Program Serasi (Selamatkan Rawa Sejahterakan Petani).

Murni menerangkan, Program Serasi merupakan program pertanian terpadu dengan dinas peternakan yang juga bertujuan meningkatkan kesejahteraan petani.

Ia mengaku sering mendapat pertanyaan terkait kelanjutan program pertanian di Jejangkit Muara pasca Hari Pangan Seduni (HPS).Ia menjelaskan program Jejangkit tetap berlanjut sebagaimana yang direncanakan, Insya Allah pada Mei-Juni kita akan menanam padi unggul sekitar 500 hektar yang difasilitasi Pemerintah Pusat, Provinsi dan Kabupaten.

Kepala Dinas Perempuan ini menerangkan, program pertanian di Jejangkit merupakan program pertanian modern berbasis corporate dimana dalam tahap-tahap awal pengelolaannya difasilitasi Pemerintah Pusat namun pada tahap selanjutnya diterapkan secara mandiri melalui kelompok usaha bersama di bawah binaan koperasi yang sangat berpengaruh meningkatkan pendapatan petani.

Ia mengakui penerapan program tersebut masih terkendala kondisi saluran, bendungan, tanggul, galangan dan lainnya banyak yang belum sempurna sehingga tahun ini juga akan disempurnakan, agar kelanjutan kegiatan yang dilaksanakan bisa lebih baik, ujarnya saat membina Apel Bendera di halaman Kantor Bupati Batola, Senin (15/04).

Untuk itu, dalam menerapkan program yang bertujuan meningkatkan indeks pertanaman serta produktivitas tanaman padi di lahan pasang surut ini, pihaknya akan melaksanakan kegiatan berupa pembangunan dan perbaikan infrastruktur tata air, normalisasi saluran irigasi dan tersier, serta memberikan bantuan saprodi tanaman padi, bantuan bibit hortikultura yang terpadu dengan bantuan ternak itik dari dinas peternakan, ungkpanya.

Selain mempertahankan predikat Kabupaten Barito Kuala (Batola) sebagai lumbung beras, Murni bertekad agar Kabupaten Batola juga mempertahankan penghasil tanaman  jeruk dan nenas di Provinsi Kalsel.

Kita bertekad Batola ini bukan hanya lumbung beras di Kalsel bahkan nasional sekaligus sebagai penghasil tanaman jeruk dan nenas di Provinsi Kalsel,” tukasnya. (din/red)

Berita Terkait