Kadis Koperasi dan UKM Kabupaten Taput Berikan Penyuluhan di Desa Dolok Seribu

SPB - Mar 11, 2019 17:54:20

SINARPAGIBARU, TAPUT- Dalam rangka memberikan pemahaman tentang koperasi dan dan bisnisnya hingga pada tingkat pedesan, Kepala Dinasi Koperasi dan UKM Kabupaten Tapanuli Utara, Marco TP Panggabean turun langsung kelapangan di Desa Dolok Saribu Kecamatan Pagaran, Kabupaten Tapanuli, Sabtu (9/3) didampingi Kepala Bidang Koperasi dan UKM Kabupaten Tapanuli Utara, Edgar M Siburian bersama rombongan.

Dalam Kegiatan ini, Marco nenyampaikan, pentingnya pemahaman masyarakat terhadap koperasi  sebelum koperasi terbentuk. Ia mengatakan bahwa sebaiknya masyarakat harus dibekali pemahaman terlebih dahulu tentang perkoperasian.
 
"Koperasi harus dibina dari awal, kemudian dibentuk dan selanjutnya akan dikembangkan" kata Marco. Oleh sebab itu, pemahan terhadap koperasi ini sangatlah perlu dilakukan agar koperasi tidak  dianggap asal-asalan. tambahnya.
 
Marco menjelaskan, bahwa koperasi adalah badan usaha yang harus menghasilkan keuntungan kepada anggotanya yang berazaskan kekeluargaan dan gotong royong. Ia menghimbau agar masyarakat jangan sampai punya persepi mendirikan satu koperasi dengan tujuan hanya untuk mendapatkan bantuan dari pemerintah. " jangan sampai koperasi yang terbentuk dianggap sebagai koperasi peminta-minta. katanya.
 
Marco mengatakan dengan penyuluhan masyarakat terkait koperasi, diharapkan menjadi cikal bakal lahirnya koperasi yang berkualitas yang yang sesuai dengan amanah undang-undang. Menurutnya, pihaknya telah menyediakan tenaga pendamping koperasi disetiap kecamatan dengan tujuan agar masyarakat punya pemahaman terhadap koperasi. "Kami siap bantu masyarakat yang ingin membentuk koperasi asalkan semua persyaratan dapat dipenuhi termasuk dalam proses pembuatan badan hukum" tutupnya.
 
Disisi lain, Kabid Koperasi dan UKM Kaupaten Tapanuli Utara, Edgar M Siburian menjelaskan tentang salah satu kewajiban yang harus dipenuhi oleh anggota dalam mendirikan koperasi yang berupa simpanan pokok dan simpanan wajib anggota termasuk pembuatan anggaran dasar dan anggaran rumah tangga koperasi.
 
"simpanan pokok dan simpanan wajib dalam koperasi merupakan satu pengikat untuk anggota selain sebagai modal utama yang bisa dimanfaatkan oleh koperasi dalam mengembangkan bisnisnya". ucap Edgar.
 
Edgar juga mengatakan, anggota adalah pemilik dan sekaligus pengguna jasa koperasi jelasnya. diluar anggota, tidak berhak menggunakan jasa dan terlibat dalam koperasi, tandasnya. (agus)

Berita Terkait