Dubes Priyo Iswanto: WNI Sekarang Bebas Visa Kunjungan ke Antigua dan Barbuda

SPB - Aug 28, 2021 14:26:28

SINAR PAGI BARU - BOGOTA.

Duta Besar (Dubes) Indonesia Untuk Bogota, Priyo Iswanto, yang merangkap akreditasi untuk negara Antigua dan Barbuda menyatakan, WNI bebas visa ke negara Antigua dan Barbuda (AB).

Hal itu berlaku sejak sejak Agustus 2021, untuk batasan waktu kunjungan selama tiga puluh hari.

Keputusan itu resmi dikeluarkan oleh Pemerintah AB tanggal 27 Agustus 2021 guna meningkatkan hubungan dan kerjasama yang lebih luas antara kedua negara.

Untuk diketahui, Antigua dan Barbuda adalah sebuah negara kepulauan yang terletak di Laut Karibia bagian timur.

Kepulauan ini adalah bagian dari Kepulauan Antilles Kecil yang merupakan negara anggota persemakmuran Inggris.

Terkait bebas visa untuk kedua wilayah negara bagian itu, Menteri Luar Negeri AB, E. Paul Chet Green menyampaikan bahwa fasilitas bebas visa kunjungan bagi WNI imi adalah hasil dari sidang kabinet AB pada November 2019 yang lalu.

Yang dilandasi pertimbangan atas suatu asas hukum yang telah lama diakui keberadaannya dalam Hukum Internasional (Resiprositas) dan semakin membaiknya hubungan bilateral antara Indonesia dan Antigua dan Barbuda. 

Sebelum menandatangani instrumen pemberlakuan bebas visa bagi WNI tersebut, Menlu Chet Green menyampaikan kepada Duta Besar Priyo Iswanto yang sedang melakukan pamitan dalam rangka mengakhiri tugas akreditasi untuk negara tersebut.

Dia mengatakan bahwa, pemberlakuan bebas visa ini merupakan apresiasi kepada Indonesia dan Dubes Priyo Iswanto atas upaya meningkatkan kerjasama antara Indonesia dan Antigua dan Barbuda yang telah dirintis sejak tahun 2017. 

Pemerintah Antigua dan Barbuda berminat untuk meningkatkan kerjasama yang lebih konkrit dengan Indonesia antara lain dalam kerja sama di sektor perdagangan, pariwisata, pertanian dan kelautan, serta pendidikan. 

Konsul Kehormatan Republik Indonesia yang ikut hadir mendampingi Dubes Priyo Iswanto menambahkan bahwa impor barang dari negara Asia lainnya saat ini semakin mahal dan terbuka peluang lebih besar untuk membeli barang dari Indonesia. 

Dalam upaya meningkatkan kerja sama kedua negara, Pemerintah Indonesia telah memberikan peningkatan kapasitas antara lain di bidang penanggulangan bencana dan menawarkan beasiswa bagi pelajar AB untuk belajar singkat di Indonesia.

Selain itu, baru-baru ini Pemerintah Indonesia telah memberikan bantuan dana hibah kemanusiaan untuk mendukung proyek “Community Connect” senilai Rp 1,2 miliar. 

Proyek tersebut adalah bagian dari program “Build Back Better” yang dicanangkan Pemerintah Antigua dan Barbuda untuk daerah yang terkena bencana Badai Irma tahun 2017.

Guna meningkatkan kerja sama dengan Indonesia, Pemerintah AB telah menyetujui pengangkatan Mr. Paul E. Ryan sebagai Konsul Kehormatan Republik Indonesia di Saint John´s, Antigua. 

Penunjukan tersebut sesuai dengan Keputusan Presiden Republik Indonesia pada tanggal 8 November 2019. 

Paul E. Ryan telah memulai menjalankan tugasnya sebagai konsul kehormatan setelah menerima Surat Tauliyah (Exequatur) pada 4 Desember 2019 yang ditandatangani oleh Gubernur Jenderal Antigua dan Barbuda yang bertindak atas nama Ratu Elizabeth II. 

Diharapkan Konsul Kehormatan RI di Saint John´s dapat mendukung program Pemerintah Indonesia dalam meningkatkan kerjasama perdagangan dan perlindungan WNI di Antigua dan Barbuda.

Mengingat Indonesia dan Antigua dan Barbuda mulai membuka hubungan diplomatik pada 23 September 2011. Indonesia memandang Antigua dan Barbuda sebagai mitra penting di kawasan Karibia. 

Kedua negara telah menunjukkan hubungan kuat dalam urusan bilateral maupun multilateral.

(Charles)

 

 

 

 

 

Berita Terkait