Diduga Tilep Anggaran, LSM KCBI Laporkan Kepala Dinas PRKPLH Nias Barat ke Kejari Gunung Sitoli Sumut

SPB - Nov 23, 2021 00:41:12

SINAR PAGI BARU-NIAS.

Lembaga Swadaya Masyarakat  Kemilau Cahaya Bangsa Indonesia (LSM KCBI)  meminta kepada Kepala Kejaksaan Negeri Gunung Sitoli, agar segera menindak-lanjuti laporan surat dugaan Korupsi di Dinas PRKPLH Nias Barat.

Pasalnya,  keberadaan surat di Kejari Gunung Sitoli sudah lebih dari 1 (satu) bulan lamanya, namun sampai Saat ini belum ada dilakukan penindakan.

Berdasarkan surat Pimpinan Cabang LSM KCBI Nomor : 006/PC.LSM KCBI-NB/IV/2021 Perihal Melaporkan Dugaan Tindak Pidana Korupsi  Dinas Perumahan Rakyat Kawasan Pemukiman Dan Lingkungan Hidup Kabupaten Nias Barat.

Surat Laporan tersebut diterima oleh Folo Baeha petugas piket Jaksa Negeri Gunung Sitoli pada tanggal 03 April 2021.

Adapun Laporan LSM KCBI Nias Barat Berdasarkan Undang-Undang Nomor 31 tahun 1999 Tentang Pemberantas Korupsi, yang telah di ubah Jo.Nomor 20 tahun 2001 tentang Tindak Pidana Korupsi.

Serta Undang-undang Nomor 17 tahun 2003 Tentang Organisasi Masyarakat, kemudian Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2017 tentang pengawasan Oleh Masyarakat, selanjutnya Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2004 Tentang Kejaksaan RI Beserta Peraturan Pelaksanaannya.

Aduan Ketua LSM KCBI Kabupaten Nias Barat antara lain, bidang Perumahan Rakyat Tidak Layak Huni menurut peraturan yang berlaku bahwa penerima Rumah Bantuan Perumahan Rakyat tersebut adalah masyarakat Yang tidak mampu. Artinya beratap rumbia dan berlantai tanah tetapi kenyataan di lapangan disinyalir Dinas Perumahan Rakyat Kawasan pemukiman Dan Lingkungan Hidup Melanggar Ketentuan.

Pembangunan Tempat pembuangan Sampah (TPS) Pada TA. 2019 DANA DBH Provinsi Sumut Senilai Rp.400 Juta pada LKPJ Sudah terealisasi, namun Ketika Tim LSM KCBI Melakukan Investigasi di lapangan pembangunan tempat Pembuangan sampah tersebut fiktif.

Pembangunan Sanitasi Air Bersih Anggaran 2018-2019 Sesuai Hasil Investigasi LSM KCBI bersama Beberapa Awak Media Di lapangan, ada yang selesai tapi tidak berfungsi, apa lagi Yang tidak selesai lebih tidak befungsi, untuk Bukti di lapangan sendiri telah di Serahkan ke Kejari Gunung sitoli.

Pembangunan tank septic pada TA. 2019 dari Dana Dak Afirmasi, dengan nilai Anggaran 2.918.319.000,- (Dua Milyar Sembilan Ratus Delapan Belas Juta tiga ratus sembilan belas ribu rupiah) tidak jelas.

Sesuai Hasil Konfirmasi Ketua LSM KCBI Kabupaten Nias Barat Sabar Halawa kepada Kepala Kejagung RI melalui pesan Whatsapp pada tanggal 1 mei 2021 terkait Laporan Masyarakat, akhirnya Kepala Kejaksaan Agung mengatakan dengan balasan masih melalui pesan whatsap, bila seandainya tidak cepat di respon laporan oleh Kejari Gunung Sitoli atau  ada Oknum Jaksa Melakukan penyalahgunaan wewenang di minta segera agar di Laporkan.

Sampai berita ini ditayangkan, Kadis PRKPLH Nias Barat, Benhard Everai Daeli M,M belum bisa dikonfirmasi. (crls)

Berita Terkait