Deputi Pengembangan SDM: Kabupaten Sleman Punya Potensi Pasar

SPB - Apr 24, 2019 02:48:43

SINARPAGIBARU – SLEMAN.

Deputi Pengembangan SDM Kemenkop dan UKM Rulli Nuryanto menyatakan bahwa Kabupaten Slemen memiliki pasar yang sangat besar untuk masyarakat Sleman.

Banyak perguruan tinggi negeri di Kabupaten Sleman membuat banyak pendatang yang tinggal disini untuk menuntut ilmu, membuat tingkat perputaran ekonomi di wilayah ini cukup tinggi, ini menjadi potensi tersendiri untuk meningkatkan pemerataan kesejahteraan warga Sleman, kata Rulli di The Rich Hotel, Sleman, Yogyakarta, Selasa (23/4).

Ia berharap, sumber daya manusia (SDM) koperasi dan UKM dapat menangkap peluang pasar tersebut, terlebih dalam mengembangkan ekonomi, pemerintah sudah mengeluarkan kebijakan penurunan suku bunga Kredit Usaha Rakyat (KUR) menjadi hanya 7% dan menurunkan pajak UMKM dari 1% dari omset menjadi 0,5%.

Selain itu, Kabupaten Sleman juga memiliki potensi lain. Sebut saja di bidang komoditi pertanian dengan sejumlah produk unggulannya seperti salak pondoh, mendong, komoditas sapi potong dan budidaya lele, ujarnya.

Begitu pula, lanjut Rulli, dengan potensi wisata baik itu wisata desa, wisata budaya, wisata alam, wisata pendidikan sampai wisata sejarah termasuk di dalamnya candi dan monument. Dan, potensi wisata ini pada 2017 mampu mendatangkan wisatawan sebesar 7,2 juta orang wisatawan.

Selain itu juga ada potensi industri dengan produk unggulan antara lain mebel dan kerajinan kayu, pakaian jadi serta sarung tangan kulit golf. Berbagai potensi tersebut menurut dia, masih bisa terus dikembangkan di waktu-waktu mendatang dengan upaya serius dan kerja keras oleh semua pihak.

Maka diperlukan sinergitas Kementerian Koperasi dan UKM bersama Markplus.inc dengan Pemda Kabupaten Sleman dilakukan dengan sejumlah kegiatan seperti pelatihan perkoperasian di era digital, pelatihan vocational, pelatihan kewirausahaan, pelatihan uji kompetensi SDM KUMKM melalui SKKNI bidang ritel koperasi, dan bimtek ketahanan usaha KUMKM, jelasnya.

"Kegiatan pada hari ini dapat dikatakan komplit, karena tidak hanya diikuti oleh para pelaku UMKM dan Koperasi di wilayah Kabupaten Sleman, tetapi juga diikuti oleh para ASN/PNS di lingkungan Pemda Kabupaten Sleman," tambahnya. (agus)

Berita Terkait