Cerita Kebahagian Masyarakat Pesawaran Terima Sertifikat Tanah PTSL

SPB - Oct 23, 2021 13:01:49

SINAR PAGI BARU, PESAWARAN - Sertifikat tanah merupakan hal fundamental bagi seseorang yang memiliki hak atas tanah yang dikuasainya. Selain menjamin kepastian hukum, jika seseorang sudah memiliki sertifikat tanah maka diharapkan hidupnya akan terasa aman dan senang. Hal tersebut yang dirasakan oleh para penerima sertifikat dalam acara Sosialisasi Program Strategis Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) bersama Komisi II DPR RI, di Kabupaten Pesawaran, Provinsi Lampung, Kamis (21/10/2021).

Cerita pertama datang dari seorang petani di Desa Taman Sari. Sugiyono (54), yang merasa senang karena lahan sawah seluas 3.592 m2 yang digarapnya itu telah disertifikatkan melalui program Kementerian ATR/BPN, yaitu Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL).

"Saya bersyukur Alhamdulillah karena dengan begitu, hak atas tanah yang kita miliki diperkuat dan diperjelas. Saya senang mendapatkan sertifikat ini sebagai bukti yang sah dan sertifikat ini akan saya simpan untuk anak dan cucu saya kelak," ungkap Sugiyono.

Cerita lain diungkapkan oleh Apriyanto (36) yang berasal dari Desa Banjar Negeri, Kabupaten Pesawaran. Ia mengatakan, jika proses pembuatan sertifikat ini cepat, mudah, dan tidak dipungut biaya sama sekali. "Alhamdulillah sekarang sudah lega karena tanah yang disertifikatkan ini, merupakan turun temurun dari ayah saya dan dalam proses pengurusannya itu mudah, serta tanpa ada biaya yang macam-macam," katanya.

Lebih lanjut, Apriyanto menuturkan, jika sertifikat tanah miliknya akan diagunkan sebagai modal usaha. "Kita lihat ke depan, sepertinya saya mau agunkan ke bank sebagai modal usaha ya. Terima kasih kepada Kementerian ATR/BPN atas program PTSL ini yang bermanfaat bagi rakyat," tuturnya.

Dalam rangkaian kegiatan sosialisasi ini, juga diserahkan Sertifikat Tanah kepada 10 penerima secara simbolis yang dilakukan oleh Anggota Komisi II DPR RI, Zulkifli Anwar, dengan didampingi Direktur Bina Pengadaan dan Pencadangan Tanah pada Direktorat Jenderal Pengadaan Tanah, Nurhadi Putra; Kepala Kantor Wilayah BPN Provinsi Lampung, Yuniar Hikmat Ginanjar; Sekda Kabupaten Pesawaran, Kesuma Dewangsa; Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Pesawaran, Darman Hutasoit; serta Kepala Bagian Pemberitaan dan Hubungan Antar Lembaga (PHAL) pada Biro Hubungan Masyarakat, Indra Gunawan. (Gtg)

Berita Terkait