Bupati Balangan Lagi-Lagi Jadi Tersangka

SPB - Mar 24, 2020 21:11:44

SINAR PAGI BARU - BANJARMASIN.

Bupati Balangan, ASR, walau tidak berstatus sebagai tahanan, tapi dalam persidangannya adalah tersangka pada kasus dugaan penggelapan/penipuan sebesar Rp 1 milyar di pengadilan, Bupati Balangan, ASR, kini dinyatakan lagi sebagai tersangka di Polda Kalimantan Selatan, kasus yang berbeda.

ASR yang masih menjadi bupati aktif Kabupaten Balangan itu oleh penyidik Subdit II Dit Reskrimum dijadikan tersangka dalam kasus dugaan penggelapan sebagaimana dimaksud dalam pasal 372 KUHP.

Eman Sulaiman, selaku pelapor menuturkan kepada media ini, bahwa ASR "Bupati" aktif Balangan telah ditetapkan sebagai tersangka oleh penyidik Subdit II Dit Reskrimum Polda Kalsel dengan melanggar tindak pidana pasal 372 KUHP tentang penggelapan.

Penetapan tersangka ASR ini sejak tanggal 11 Desember 2019 tahun lalu sudah ditetapkan sebagai tersangka oleh penyidik, sebagaimana surat tembusan yang saya terima dari Polda Kalsel.

"Akibat perbuatan ASR, saya sebagai pelapor telah dirugikan sebesar Rp 200 juta, karena uang 200 juta itu merupakan uang titipan. Namun setelah ditagih uang titipan tersebut, justru ASR tidak mau mengembalikannya. Lantas saya membuat laporan polisi untuk melaporkan ASR tanggal 13 Januari 2019", ujar eman.

Terkait adanya kasus penggelapan yang diduga dilakukan oleh ASR, Bupati aktif Kabupaten Balangan, setelah dikonfimasi media ini ke Dir. Reskrimum Polda Kalsel selaku penyidik, belum memberikan keterangan.

Hasil konfirmasi ke Asisten Tindak Pidana Umum (Aspidum) Kejati Kalsel Tjakra Suyana Eka Putra, SH, MH melalui Kasi Oharda Agus Subagya, SH diruang kerjanya baru-baru ini tidak menamping adanya status tersangka Bupati Balangan tersebut.

Agus Subagya mengatakan, bahwa Kejaksaan sudah dua kali menerima SPDP dari penyidik yang memberitahukan dimulainya penyidikan sebagai tersangka terhadap ASR dengan sangkaan pasal 372 KUHP tentang penggelapan. (Tim/Red).

Berita Terkait